Pekanbaru, Riauetalse.com - Usia perak tentu bukan perjalanan yang singkat.
Ini adalah bukti, IKLA telah mampu menjadi wadahpemersatu, mempererat silaturahmi, sekaligus menjaga nilai-nilai adat, budaya dan jati diri orang kita di tanah rantau.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Agam, saya menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada IKLA Riau yang telah memasuki usia 25 tahun. Dan kami bangga melihat kekompakkan dan kontribusi masyarakat Luhak Agam di Riau, yang tidak hanya sukses diperantauan, tetapi juga tetap menunjukkan kepedulian terhadap kampung halaman," ujar Bupati Agam HM Beni Warlis MM saat menyampaikan sambutan pada acara perayaan milad perak atau ke-25 Ikatan Keluarga Luhak Agam (IKLA) Provinsi Riau yang berlangsung di Pelataran Parkir Mall Pelayanan Publik (MPP) Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, Minggu (19/04/2026).
Momentum Halal bii Halal ini, sebut Beni Warlis, juga menjadi waktu yang sangat tepat untuk memperkuat ukhuwah, saling memaafkan serta memperkokoh kebersamaan.
"Kalau kita perhatikan, perantau kita di Provinsi Riau ini mengabdi dengan prinsip "Dima bumi dipijak, disinan langik dijunjuang'. Dan banyak anak kemenakan atau orang sumando kita yang memegang peran penting di kabupaten dan kota di Provinsi Riau ini dengan berbagai profesi seperti TNI, Polri, ASN, birokrat, anggota DPRD, pedagang, pengusaha dan lainnya. Ini membuktikan kebersamaan dan kekompakkan serta peran kita dalam mendukung program pemerintah di Provinsi Riau," sebut Beni Warlis berharap IKLA Riau dapat terus berperan sebagai jembatan antara ranah dan rantau. Sinergi ini sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah baik melalui gagasan, investasi maupun kepedulian sosial.
"Kami yakin, dengan kekuatan jaringan yang dimiliki IKLA, peran tersebut dapat semakin ditingkatkan. Selain itu, kami juga berharap IKLA dapat terus menjadi benteng pelestarian adat dan budaya Minangkabau di tengah arus globalisasi, terutama bagi generasi muda di perantauan," harapnya.(*)
Penulis: Zulmiron